EXO

EXO

Minggu, 10 Februari 2013

Pengambilan Keputusan

       Pengambilan keputusan secara universal didefinisikan sebagai pemilihan diantara berbagai alternative. Pengertian ini mencakup baik pembuatan pilihan maupun pemecahan masalah. Langkah-langkah dalam proses pengambilan keputusan:

Menurut Herbert A. Simon, Proses pengambilan keputusan pada hakekatnya terdiri atas tiga langkah utama, yaitu:
  •  Kegiatan Intelijen : Menyangkut pencarian berbagai kondisi lingkungan yang diperlukan bagi  keputusan.
  •  Kegiatan Desain : Tahap ini menyangkut pembuatan pengembangan dan penganalisaan berbagai  rangkaian kegiatan yang mungkin dilakukan.
  •  Kegiatan Pemilihan : Pemilihan serangkaian kegiatan tertentu dari alternative yang tersedia.

 Sedangkan menurut Scott dan Mitchell, Proses pengambilan keputusan meliputi:
  •  Proses pencarian/penemuan tujuan
  •  Formulasi tujuan
  •  Pemilihan Alternatif
  •  Mengevaluasi hasil-hasil
A. Dasar Pengambilan Keputusan

 1. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Intuisi yaitu Pengambilan keputusan yang berdasarkan perasaan          hati yang seringkali bersifat subyektif. Pengambilan keputusan yang berdasarkan intuisi membutuhkan            waktu yang singkat, untuk masalah-masalah yang dampaknya terbatas, pada umumnya pengambilan              keputusan yang bersifat intuitif akan memberikan kepuasan sepihak dan bersifat perasaan.

 Sifat subjektif dari keputusuan intuitif ini memberikan keuntungan, yaitu :
 a. Pengambilan keputusan oleh satu pihak sehingga mudah untuk memutuskan.
 b. Keputusan intuitif lebih tepat untuk masalah-masalah yang bersifat kemanusiaan

2. Pengambilan Keputusan Rasional yaitu Pengambilan keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan         rasional berfikir dan lebih bersifat objektif. Keputusan yang bersifat rasional berkaitan dengan daya guna       pikir. Masalah–masalah yang dihadapi merupakan masalah yang memerlukan pemecahan rasional.                 Keputusan yang dibuat berdasarkan pertimbangan rasional lebih bersifat objektif dan dapat diukur.

3. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Pengalaman yaitu Pengambilan keputusan yang berdasarkan               pengalaman-pengalaman yang diperoleh sehingga dapat digunakan untuk memperkirakan apa yang               menjadi latar belakang masalah dan bagaimana arah penyelesaiannya. Keputusan yang berdasarkan               pengalaman sangat bermanfaat bagi pengetahuan praktis di kemudian hari.

4. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Fakta yaitu Pengambilan keputusan yang dibuat berdasarkan data empiris dan fakta nyata sehingga dapat memberikan keputusan yang valid sehingga tingkat kepercayaan terhadap pengambil keputusan dapat lebih tinggi. Istilah fakta perlu dikaitkan dengan istilah data dan informasi. Kumpulan fakta yang telah dikelompokkan secara sistematis dinamakan data. Sedangkan informasi adalah hasil pengolahan dari data. Dengan demikinan, data harus diolah lebih dulu menjadi informasi yang kemudian dijadikan dasar pengambilan keputusan.

 5. Pengambilan Keputusan Berdasarkan Wewenang yaitu pengambilan keputusan yang berdasarkan atas wewenang/kedudukan yang dimiliki oleh seseorang yang menjadi pemimpin. Setiap orang yang menjadi pimpinan organisasi mempunyai tugas dan wewenang untuk mengambil keputusan dalam rangka menjalankan kegiatan demi tercapainya tujuan organisasi yang efektif dan efisien.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar